Sabtu, 24 Mei 2014

AYAH ...


Mungkin ketika aku  kecil, aku belum mengerti ...
Mungkin ketika aku remaja, aku tak peduli ...
Tapi sekarang , justru setelah dewasa lah aku baru menyadari ,
Aku baru merasakan kerinduan  yang teramat dalam
Walaupun sebenarnya ketika dewasalah aku seharusnya sudah dapat lebih mandiri ,
lebih  tegar dan memahami bahwa sosok itu tidak pernah hadir bahkan dalam mimpiku sekalipun ....

Ayah ...
Kau tak akan pernah ingin kembali ,,,
Karna aku tidak pernah menjadi tempatmu untuk pulang ..

Ayah ....
Pernahkah sekalipun dalam hidupmu, sedetik saja engkau memikirkanku,
Pernahkah sekalipun terlintas dalam pikiranmu untuk datang padaku ,,
Aku tak tahu bahkan tak pernah ingin tahu masalah apa yg ada antara kalian dulu ,,,
Namun yang pasti, aku tetap seorang anak
Yang meskipun sekarang telah beranjak dewasa
Namun tetap merindukanmu, membutuhkanmu ..
Mungkin jika aku bisa memilih , aku takkan pernah ingin  terlahir seperti ini,
Sulit, teramat sulit.
Karena aku harus menyibukkan diri.
Membunuh dengan tega tiap kali kerinduan ini muncul.

Ayah ,,,
Dimana harus ku mencari dirimu ...
Apakah hanya aku yang merasakan kerinduan ini ????
Tak pernahkah engkau merasakan  hal yang sama ????


Ayah .....
Mungkin sampai  nafas ini berhenti , aku takkan pernah bisa menemuimu
Yang memang tak pernah ingin menemuiku


Ayah ....
Setega itukah engkau menikam hatiku yang tiap detik merindukanmu
Yang hanya ingin bertemu denganmu ,,,,

Tuhan ...
Apakah keinginanku ini berlebihan ???
Apakah memang tidak mungkin aku  bisa menemui ayahku ???

Ayah ....
Tak pernahkah engkau mendengarku,
Tak pernahkah engkau mendengar tangisku,

Yang selalu memanggilmu dalam tiap do’a ku ...