AYAH ...
Mungkin ketika aku
kecil, aku belum mengerti ...
Mungkin ketika aku remaja, aku tak peduli ...
Tapi sekarang , justru setelah dewasa lah aku baru
menyadari ,
Aku baru merasakan kerinduan yang teramat dalam
Walaupun sebenarnya ketika dewasalah aku seharusnya sudah
dapat lebih mandiri ,
lebih tegar dan
memahami bahwa sosok itu tidak pernah hadir bahkan dalam mimpiku sekalipun ....
Ayah ...
Kau tak akan pernah ingin kembali ,,,
Karna aku tidak pernah menjadi tempatmu untuk pulang ..
Ayah ....
Pernahkah sekalipun dalam hidupmu, sedetik saja engkau
memikirkanku,
Pernahkah sekalipun terlintas dalam pikiranmu untuk
datang padaku ,,
Aku tak tahu bahkan tak pernah ingin tahu masalah apa yg
ada antara kalian dulu ,,,
Namun yang pasti, aku tetap seorang anak
Yang meskipun sekarang telah beranjak dewasa
Namun tetap merindukanmu, membutuhkanmu ..
Mungkin jika aku bisa memilih , aku takkan pernah ingin terlahir seperti ini,
Sulit, teramat sulit.
Karena aku harus menyibukkan diri.
Membunuh dengan tega tiap kali kerinduan ini muncul.
Ayah ,,,
Dimana harus ku
mencari dirimu ...
Apakah hanya
aku yang merasakan kerinduan ini ????
Tak pernahkah
engkau merasakan hal yang sama ????
Ayah .....
Mungkin sampai nafas ini berhenti , aku takkan pernah bisa
menemuimu
Yang memang tak pernah ingin
menemuiku
Ayah ....
Setega itukah engkau menikam hatiku yang tiap detik
merindukanmu
Yang hanya ingin bertemu denganmu ,,,,
Tuhan ...
Apakah keinginanku ini
berlebihan ???
Apakah memang tidak
mungkin aku bisa menemui ayahku ???
Ayah ....
Tak pernahkah engkau mendengarku,
Tak pernahkah engkau mendengar tangisku,
Yang selalu memanggilmu dalam tiap do’a ku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar